Jumat, 14 Januari 2011

PONDOK PESANTREN PUTRA PUTRI MIFTAHUL ULUM

A.    Pendahuluan
      Pondok Pesantren MIFTAHUL ULUM (PPMU) adalah sebuah Pondok Pesantren di Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Pondok ini mengkombinasikan pesantren dan metode pengajaran klasik berkurikulum seperti sekolah.
                                 
B.  Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren MIFTAHUL ULUM Kampungbaru Tanjunganom

Pada waktu sebelum tahun 1942 di Desa Kampungbaru Tanjunganom, banyak anak-anak dan pemuda-pemudi yang kekurangan pengetahuan tentang cara membaca dan menulis Al Qur’an, kenyataan itu membuat hati salah satu penduduk Desa Kampungbaru, Kyai Mujahid, tersentuh untuk mau terjun mengajari mereka tentang membaca dan menulis Al Quran (mengaji dengan sistem sorogan atau badongan).
Kyai Mujahid dengan modal mushola kecil di samping rumah beliau, berjalanlah aktifitas sorogan Al Qur’an  tersebut. Mulai berangkat dari mushola hingga beliau membangun beberapa kamar (ghota’an) di dekat kediamannya, sebagai tempat mukim para santri-santri beliau.
Lambat laun aktifitas sorogan tersebut ditambahi dan diisi dengan materi-materi yang berkaitan dengan baca tulis Al qur’an, sehingga pada saat itu lahirlah yayasan pendidikan pesantren yang diberi nama Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang diasuh oleh beliau sendiri, dengan manajemen pesantren tersebut banyak pemuda-pemudi yang berduyun-duyun untuk ikut mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari dalam desa sendiri hingga dari daerah lain.
Pada tahun 1969 beliau pulang ke rohmatulloh, sehingga urusan kegiatan pesantren di pegang oleh Kyai Muqtafa Ilyas (adik ipar Kyai Mujahid), dan dimasa Kyai Muqtafa Ilyas ini mulai dijalankan sistem klasikal atau sistem pondok pesantren yang mengkaji tentang kitab-kitab kuning dengan tidak meninggalkan sistem sorogan Al qur’an.
Ketika tahun 1971 Kyai Muqtafa harus meninggalkan pesantren karena beliau berpindah tempat ke daerah Pagu-Kediri, dan pesantren diasuh oleh Kyai Mundzir Ilyas dengan sistem pendidikan klasikal. Pada tahun 1991 Kyai Mundzir Ilyas meninggal dunia dan urusan pesantren dipegang oleh putra Kyai Mujahid yaitu KH. Ashfiyak Hamida hingga sekarang dengan menambahi gaya sistem pendidikan pesantren.

B.     Visi dan Misi Pondok Pesantren
Visi        :
Misi       :
Barokah unggul dan manfaat dunia akhirat
- Menumbuh kembangkan ajaran agama di tengah-tengah      masyarakat
- Menyelenggerakan pendidikan islami pada generasi muda
- Menerapkan metode salafiyah
- Menciptakan generasi yang berakhlakul karimah bermanfaat bagi masyarakat, nusa, bangsa dan agama.

C.    Riwayat Hidup Pengasuh Pondok Pesantren
1.      Pendidikan Dasar 6 tahun di  SDN Warujayeng
2.      Pendidikan lanjut pertama di MTsN Prambon.
3.      Pendidikan salafiyah di MTs. Hidayatul Mubtadi'in Lirboyo Kota kediri.
4.      Pendidikan CD. Kopertais IV di Surabaya.
5.      Pendidikan Sarjana Muda di UI Tribakti Kediri.
6.      Sarjana S1 di IAIN Semarang.

D.    Inventasi Pondok Pesantren
No
Nama Barang
Jumah
1
Gedung Madrasah
15 Kelas
2
Aula/Gedung Pertemuan
1 Buah
3
Asrama Santri
14 Kamar
4
MCK
4 Buah
5
Tempat Wudlu
2 ruang
6
Mushola/Masjid
1 Buah
7
Hunian Pengasuh
2 Buah
8
Kantor Pondok / Madrasah
1 Buah
9
Lahan produktif
1 Petak
10
Mesin Pompa air
2 Biji
11
Kandang Sapi
1 Buah
12
Pengeras Suara
1 Set
13
Komputer
1 Set

E.   Konsentrasi Kitab Yang Diajarkan                 

No.
Nama Kitab
No.
Nama Kitab
1
Mabadi fiqih I-IV
10
Tafsir Al Jalalain
2
Sulam tauhid I-II
11
Hadist Bulughul Marom
3
Sifaul Jannah
12
Bidayatul Hidayah
4
Tuhfatul atfal
13
Risalatul Muawanah
5
Madarij lughot arabiyah I-II
14
Ilmu Waris
6
Khot & Pegon
15
Alfiyah Ibnu Malik
7
Matlab
16
Qoidah Fiqiyah
8
Nahwu dasar
17
Balaghoh Ma’ani
9
Jurumiyah
18
Hadist Imam Bukhori
19
Hadist Arbain
29
Jauharul Maknun
20
Hadist Budi Luhur
30
Jami’us Shoghir
21
Tarikh Nabi
31
Nihayatuz zein
22
Wasoya
32
Fathal mu’in
23
Al-ibria
33
Mauidhotul mu’minin
24
Imriti
34
Idhotun Nasi’in
25
Hujjah ahli sunnah
35
Fadhoilul a’mal
26
Ta’lim Muta’alim
36
Durrotun nasyiin
27
Qo’idah I’lal & Sorof
37
Uqudullijein
28
Fathal Qorib
38
Ihya' Ulumuddien I-IV

G. Fasilitas
        Kompleks pondok pada umumnya terdiri dari masjid besar, aula, gedung dua lantai, dan sekolah. Bangunan asrama melingkari bangunan sekolah.
        Terdapat juga:
  • Asrama santri
  • Ruang-ruang Praktikum
  • Laboratorium Bahasa Arab dan Inggris
  • Perpustakaan
  • Poliklinik
  • Koperasi
  • Kursus komputer
  • Warung internet
  • Gedung Olahraga
  • Kantin